
Ingin memberi hadiah cokelat di Valentine’s Day kepada orang terdekat
Anda? Jika Anda benar-benar sayang kepadanya, maka pilihlah cokelat yang
sehat untuk dimakan.
Ada berbagai macam jenis produk cokelat yang dijual di pasaran mulai
dari white chocolate, milk chocolate, dark chocolate, dan masih banyak
lagi jenis lainnya. Cokelat batangan yang biasa kita beli juga tersedia
dengan kombinasi kacang mede, almond, buah-buahan, dan bahkan minuman
beralkohol.
Sesuai dengan ragam jenisnya, maka tidak semua jenis cokelat
diciptakan sama, termasuk juga nutrisi yang terkandung di dalamnya.
Cokelat yang baik mampu bermanfaat mengurangi risiko penyakit
kardiovaskular, serangan jantung, kanker, dan stroke.
Nah, berikut adalah tip memilih cokelat yang sehat yang dikutip dari kaskus
- Hindari white chocolate. Cokelat berwarna putih ini umumnya hanya
terbuat dari cocoa butter, gula, dan ekstrak vanila. Jadi white
chocolate adalah manisan terbuat dari lemak dan karbohidrat yang diberi
perasa saja. Bahkan ada yang hanya terbuat dari hydrogenated fat. Tidak
ada cairan cokelat apapun. Jadi tidak mengandung manfaat kesehatan
apapun.
- Hindari milk chocolate dimana kandungan cocoa powder-nya sangat
sedikit sementara kadar gula dan lemak jenuhnya tinggi. Meski kurang
sehat, parahnya milk chocolate adalah jenis cokelat yang paling banyak
dibeli konsumen.
- Baca label produknya dan hindari cokelat yang mengandung gula
tinggi. Jangan beli cokelat tersebut jika gula ditulis pertama pada
daftar bahan-bahannya. Pilih yang mengandung bahan pemanis seperti
barley malt atau evaporated cane juice. Jika mengandung pemanis
sorbitol, makanlah secukupnya saja karena sorbitol bersifat laksatif.
- Hindari cokelat yang mengandung hydrogenated fat. Kandungan lemak dalam cokelat yang disarankan hanyalah cocoa butter.
- Hindari cokelat yang mengandung agave, pemanis buatan, corn syrup, vegetable oil, atau bahan-bahan terhidrogenasi.
- Hindari cokelat dengan Dutch-process atau alkalinized cocoa powder
karena dihasilkan dari biji kakao yang diproses dengan alkalizing agent
untuk menetralkan keasaman alaminya. Akibat proses tersebut, kandungan
antioksidan menjadi hancur. Pilihlah cocoa powder alami tanpa pemanis.
- Pilihlah cokelat yang bahan-bahan utamanya adalah cocoa powder, cocoa mass, chocolate liquor dan atau cocoa butter.
- Pilihlah jenis dark chocolate yang mengandung cocoa powder tinggi
minimal 70%, karena banyak mengandung zat flavonoid (bioflavonoid),
polifenol, proanthocyanidin, dan catechin yang merupakan zat antioksidan
alami. Semakin banyak kandungan cocoa powder dan flavonol-nya maka
warnanya akan semakin gelap. Dark chocolate biasanya juga hanya sedikit
mengandung gula dan minyak nabati sehingga rendah kalori.
- Pilih juga cokelat dengan kombinasi buah-buahan dan kacang-kacangan untuk mendapatkan kandungan lemak baik dan antioksidan.
Tips Sebelum makan cokelat :
• Makanlah cokelat secukupnya setidaknya 1 ons sehari karena sudah cukup
mengandung 150 kalori. Karenanya utamakan kualitas cokelat, bukan
kuantitas.
• Makanlah cokelat pelan-pelan dan nikmatilah benar-benar rasanya.
Biarkan meleleh di lidah untuk merasakan ragam kandungan dan rasanya.
Rasakan bagaimana endorfin Anda dirangsang saat menikmatinya.
Title : 9 Tips Memilih Cokelat Sehat untuk Valentine’s Day
Description : Ingin memberi hadiah cokelat di Valentine’s Day kepada orang terdekat Anda? Jika Anda benar-benar sa...